ALL ABOUT DONGENG Heart Chat Bubble

Minggu, 05 Januari 2014

0

Si Tudung Merah

 
Pada jaman dahulu, ada seorang gadis kecil yang tinggal di dekat hutan. Pada saat dia keluar dia selalu menggunakan kerudung merah. Jadi semua orang di desanya  memanggilnya gadis berkerudung merah.
Suatu pagi, gadis berkerudung merah berkata keada ibunya bahwa dia ingin pergi mengunjungi rumah neneknya.
"Itu ide yang bagus" kata mamanya. Mereka juga membawa beberapa makanan ringan  yang di taruh dalam keranjang untuk neneknya.
"Ingat, jalan terus, jangan berlengah-lengah di jalan, dan jangan berbicara dengan orang asing! hutannya sangat berbahaya!"
Tetapi saat gadis berkerudung merah melihat beberapa bunga di taman, dia lua akan janjinya. Tiba-tiba, serigala muncul di sampingnya.
"Apa yang kamu lakukan gadis kecil ??" Tanya serigala
"Aku sedang dalam erjalanan mengunjungi rumah nenek saya!" Jawab Gadis berkerudung merah, dan ketika gadis berkerudung merah sadar bahwa dia bisa terlambat sampai ke rumah neneknya. Gadis berkerudung merah langsun cepat-cepat berpamitan kepada serigala.
Sementara itu, serigala mengambil jalan pintas agar bisa sampai di rumah nenek sebelum gadis berkerudung merah.
'Tok tok tok' serigala mengetuk pintu
"Silahkan masuk sayang, saya sudah khawatir sesuatu terjadi padamu, di hutan !" Kata nenek mengira yang mengetuk pintu adalah cucunya.
Malangnya, nenek tidak punya waktu untuk mengatakan satu kata patahpun serigala langsung masuk dan melahap sang nenek.
Beberapa menit kemudian gadis berkerudung merah datang dan mengetuk pintu 'Tok tok tok'
"Siapa itu ?" Serigala bertanya sambil menirukan suara sang nenek
"Ini aku gadis berkerudung merah"
"Oh, sayangku! kemarilah, nenek sudah menunggumu dari tadi!"
Lalu gadis berkerudung merah masuk ke dalam gubuk .
"Nenek...., Kenapa suaramu asing, apakah nenek sedang sakit?" Tanya gadis berkerudung merah,
"Oh, aku hanya sedang tidak enak badan!"
"Tapi nenek, mengapa kamu mempunyai telinga yang besar?"
"Tentu saja agar bisa mendengar suaramu yang indah dengan baik!"
"Tapi nenek, Mengapa kamu mempunyai mata yang besar ?"
"Tentu saja agar bisa melihatmu dengan baik sayang!"
"Tapi nenek, mengapa kamu mempunyai gigi yang besar dan runcing ?"
"Tentu saja untuk memakanmu!hahahaaha" serigalapun berjalan dan mengejar gadis kecil itu.
Hampir terlambat, Gadis berkerudung merah menyadari, bahwa orang tua yang diatas tempat tidur  bukan neneknya, akan tetapi serigala yang lapar.
Gadis berkerudung merahpun berlari keluar dari ruangan dan menutup pintu. "Tolong, tolong ada serigala" teriak gadis berkerudung merah.
Seorang tukang kayupun mendengar suaranya dan berlari ke arah guuk secepat dia bisa dan bertanya kepada gadis berkerudung merah, "Di mna serigala itu??"
"Itu, itu dia ada di dalam gubuk nenek dan melahap nenek saya!"
Akhirnya tukang kayupun langsung masuk kedalam gubuk dan menembak sang serigala, juga mengeluarkan nenek dari perut serigala, lalu gadis berkerudung merahpun makan siang dan mengobrol bersama nenek.

Selasa, 26 November 2013

0

Princess Mulan

Mulan adalah perempuan yang paling menginspirasi dalam sejarah Tiongkok, dia dianggap sebagai perwujudan dari kesalehan, kesetiaan, dan rasa bakti kepada negara.
Legenda Mulan di mulai dari rasa simpatinya kepada sang ayah yang sudah tidak muda lagi. Ini merupakan salah satu kisah legenda Tiongkok yang paling berharga dan tercantum di buku pelajaran sekolah Tiongkok. Kisah pahlawan Mulan juga cukup dikenal di luar daratan Tiongkok itu sendiri setelah dipopulerkan lewat film animasi Disney.
Kisah Mulan ini merupakan kisah nyata dan pernah eksis dalam sejarah Tiongkok. Nama keluarganya Hua. Ia dilahirkan di sebuah desa kecil di utara Tiongkok dan konon tinggal sejak 581-618 SM selama Dinasti Sui. Namun ada catatan lain yang menulis tahun 386-534 SM selama Dinasti Wei Utara. Meskipun masih diperdebatkan, namun kisahnya  tetap mendunia.
Ayah Mulan adalah seorang prajurit dan sangat menyukai anak laki-laki. Selain belajar tenun dan menjahit dari ibunya, Mulan juga berlatih seni bela diri, menunggang kuda dan memanah. Di waktu luang ia suka membaca strategi perang milik sang ayah.
Pada waktu itu, suku-suku nomaden utara di daratan selatan Tiongkok sering melecehkan, merampok dan membunuh siapa saja yang menghalangi jalan mereka, tanpa terkecuali perempuan dan anak-anak. Oleh karena itu kaisar memerintahkan membentuk dan merekrut tentara dari seluruh negeri untuk meredakan permusuhan di perbatasan utara. Menurut perintah, seluruh laki-laki diwajibkan mendaftarkan diri, tidak terkecuali ayah Mulan sendiri yang sudah tidak muda lagi dan sakit-sakitan.
Seketika itu Mulan teringat apabila sang ayah pergi berperang, ia tahu sang ayah akan gugur sia-sia. Tetapi jika sang ayah menolak untuk pergi, ia akan dicap sebagai orang yang tidak patriotik. Adik laki-laki Mulan sendiri masih terlalu muda untuk mendaftar, sehingga Mulan bertekad untuk menyamar menjadi seorang laki-laki dewasa dan mengambil tempat ayahnya untuk berperang.
Pada awalnya, orang tua Mulan menentang rencananya, namun Mulan tetap teguh dengan pendiriannya.  Kepentingan orang banyak, rasa bakti dan kesetiaan pada negara, dan kecintaannya terhadap keluarga dianggap sebagai tatanan yang paling tinggi.
Dengan menunggang kuda Mulan menuju perbatasan. Agar identitas asli tidak terbongkar Mulan harus sangat berhati-hati setiap saat.  Pada siang hari dia tidak pernah berpisah sedikit pun dengan pasukannya dan pada malam hari ia tidur menggunakan pakaian utuh. Mulan dilatih dengan kedisiplinan tinggi, mencampakkan semua sifat feminismenya sehingga tidak seorang pun yang merasa curiga dan mempertanyakan identitas aslinya. Selama 12 tahun bertugas, dia banyak menerima penghargaan.
Setelah perang berakhir Kaisar ingin memberikan penghargaan dan posisi resmi di kekaisaran, tapi Mulan menolak dan hanya meminta seekor kuda untuk kembali ke rumah. Keinginannya dikabulkan Kaisar, dan saat itu juga Kaisar memerintahkan utusan mengantar Mulan pulang.
Orang tua Mulan sangat gembira ketika mengetahui sang putri akan kembali dan hendak menyambut kedatangan putri mereka. Namun ketika mereka melihat seorang jenderal menakjubkan berjalan ke arah mereka, orang tua Mulan bahkan tidak menyadari bahwa jenderal itu adalah putri mereka yang telah lama dinantikan.
Adik laki-laki Mulan telah menyiapkan pesta besar untuk menyambut dan menghormatinya. Setelah dia membersihkan diri dan mengganti pakaiannya menjadi seorang perempuan, giliran pasukan yang mengiringinya menjadi tercengang, karena prajurit tak tergoyahkan yang bersama-sama berjuang selama 12 tahun ternyata adalah seorang perempuan.